Membangun Dasar Nutrisi Anak Yang Tepat

1 comments - Post a comment

09 January 2008

Masa-masa balita adalah masa-masa transisi seorang anak, terutama di usia 1-3 tahun. Di masa inilah kita sebagai orang tua harus membangun dasar nutrisi yang tepat untuk anak kita. Seorang anak tidak akan belajar hidup sehat dengan sendirinya. Kebiasaan-kebiasaan yang diajarkan kepadanya di usia balita memegang peranan penting untuk membentuk dasar nutrisi yang tepat, supaya ia bisa tumbuh dengan sehat, cerdas dan kuat.

Nutrisi seorang anak terutama akan didapat dari makanan yang ia makan. Karenanya, kita sebagai orang tua harus memperhatikan makanan apa saja yang kita berikan kepada balita kita. Tergantung oleh umur, tinggi dan berat badan serta aktivitas balita masing-masing, di usia ini biasanya mereka membutuhkan 1000 – 1400 kalori per-hari yang bisa didapatkan dari makanan. Kebutuhan kalori ini bisa dipenuhi dengan memberikan nasi, sereal, atau roti sebanyak 85 – 140 gram (tergantung oleh usia dan berat badan anak), sayuran sebanyak 1 – 1,5 takaran, buah-buahan sebanyak 1- 1,5 takaran, susu sebanyak 2-3 gelas sehari dan daging/ikan/ayam/kacang-kacangan sebanyak 60 – 115 gram sehari (tergantung oleh usia dan berat badan anak).

Balita membutuhkan setidaknya 500 miligram kalsium per-hari. Mereka bisa mendapatkannya dari 2-3 gelas susu setiap harinya. Susu menyediakan kalsium dan vitamin D yang penting untuk membentuk tulang yang kuat. Selain kalsium, balita juga membutuhkan setidaknya 7 miligram zat besi per-hari. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan masalah perilaku dan kesulitan belajar. Dan pada akhirnya dapat menyebabkan anemia atau kekurangan zat darah merah. Zat besi bisa didapatkan dari daging, ayam, ikan dan tahu. Selain itu, meningkatkan asupan vitamin C di dalam makanan juga dapat membantu, karena vitamin C membantu penyerapan zat besi dari makanan. Tomat, brokoli, jeruk dan strawberry adalah beberapa jenis makanan yang kaya vitamin C.

Selain itu, untuk membangun dasar nutrisi yang tepat, memulai kebiasaan makan yang sehat juga dapat membantu. Caranya cukup mudah, pertama dengan makan bersama secara teratur, menyediakan makanan sehat dan camilan sehat yang bervariasi, menjadi contoh hidup sehat mulai dari diri sendiri, jangan menghukum atau membujuk anak dengan makanan, dan ajaklah anak Anda terlibat dalam menentukan menu makanan. Dengan begitu, Anda bisa mengajarnyatentang nutrisi dan hidup sehat – sehingga ia akan tumbuh menjadi dewasa dengan kebiasaan yang baik yang sudah ditumbuhkan sejak dini.

 

Menu Bayi 9 -12 Bulan

No Comment - Post a comment

TIM IKAN ISI WORTEL

Bahan:
50 gr fillet ikan kakap, haluskan
50 gr wortel, parut kasar
100 gr labu kuning, parut kasar
100 gr kentang, parut kasar
1 butir telur
25 gr keju parut
50 cc kaldu sayuran (secukupnya)

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan, kecuali keju, lalu aduk hingga rata.
2. Bagi dua dan taruh dalam mangkuk tahan panas yang telah diolesi margarin, taburi keju, dan tutup dengan kertas aluminium.
3. Taruh di wadah tahan panas yang lebih besar dan isi dengan sedikit air. Panggang di oven hingga matang.

Catatan:
Tim ini dapat juga dimasak dengan cara: taruh campuran bahan di panci kecil, kemudian masak di atas panci yang lebih besar yang berisi air.

Untuk: 2 porsi

TIM TEMPE BROKOLI

Bahan:
40 gr beras
40 gr tempe, rebus, haluskan
50 brokoli, cacah halus
20 gr teri nasi tawar, sangrai, haluskan
500 cc kaldu ayam
1/4 sdt garam
2 sdt minyak

Cara Membuat:
1. Masak beras dalam 250 cc kaldu hingga setengah matang. Angkat. Tambahkan bahan lain dan sisa kaldu, kecuali brokoli, aduk rata.
2. Taruh di mangkuk tahan panas dan tim (rebus dalam panci yang lebih besar yang berisi air).
3. Sejenak sebelum diangkat, tambahkan potongan brokoli. Teruskan mengetim hingga matang. Sajikan selagi hangat.

Untuk: 2 porsi

PUDING ROTI MENTEGA

Bahan:
2 lembar roti tawar putih
2 sdm mentega
6 sdm susu formula 2, seduh dalam 300 cc air hangat
2 butir telur
1 sdm gula castor
1/4 sdt vanili bubuk

Cara Membuat:
1. Olesi roti dengan mentega hingga rata. Potong dadu.Taruh dalam wadah tahan panas yang telah diolesi margarin.
2. Kocok telur dan gula castor hingga memutih, tambahkan susu, aduk terus, lalu tambahkan vanili. Tuang ke dalam roti, taruh di atas wadah tahan panas yang lebih besar dan isi dengan air. Panggang di oven hingga matang.

Untuk: 2 porsi

 

MPASI 6-8 Bulan

No Comment - Post a comment

6 bulan – MAKANAN PADAT PERTAMA
Yang diberikan:
· ASI/ASI perahan PLUS
· SEREALIA: beras putih, beras merah, havermuth, kentang, kacang hijau
· SAYURAN: labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu, zucchini
· BUAH: pisang, alpukat, apel, pir

Tipe:
1 jenis makanan sebagai awalan.
Semi cair (dihaluskan atau dibuat puree)
Dimasak (kecuali buah tertentu, spt alpukat, dan pisang)

Frekuensi:
Pada minggu2 pertama sebaiknya diberikan satu kali sehari
Makan besar: 1-2 kali per hari
Cemilan: 1 kali per hari
ASI: kapan saja bila diminta atau formula umumnyasetiap 3-4 jam

Porsi:
Makanan: 1-2 ujung sendok teh pada awalnya,
bertahap tingkatkan sesuai bertambahnya usia dan minat bayi.

Keterangan:
- Untukmengetahui bayi alergi terhadap sesuatu makanan tertentu hal yang dilakukan adalah pengenalan satu jenis makanan dalam 3-4 hari..
- Bila satu hari saja sudah terjadi alergi misal sampai bentol2 hentikan kemudian ganti jenis makanan lain.
- Apabila pada awal pengenalan makanan padat pertama ini faeses bayi menjadi lebih keras dan bayi agak mengejan ketika BAB ini adalah hal yang wajar, karena pencernaan bayi sedang beradaptasi dengan asupan baru selain ASI
- Sebaiknya menyimpan rice cereal jangan terlalu lama. Paling lama adalah 2 minggu. Jadi sebaiknya sekali bikin jangan terlalu banyak.


Contoh menu
BUBUR SUSU (ASI) BERAS MERAH
cara membuatnya:
segenggam beras merah dicuci bersih lalu disangrai kemudian diblender halus. (kira2 aja yah ukurannya)
stelah jadi tepung.. tiap makan dd Ija diambilkan 11/2 sendok makan tepung beras merah beri sedikit air..jerang dengan api kecil.
stelah hangat2 kuku baru deh diencerkan dengan ASI..
Awalnya encer tambah hari ditambah kekentalannya..


BUBUR SUSU (ASI) KACANG IJO
cara membuatnya:
segenggam bkacang ijo dicuci bersih lalu disangrai kemudian diblender halus. (kira2 aja yah ukurannya)
stelah jadi tepung.. tiap makan dd Ija diambilkan 11/2 sendok makan tepung kacang ijo beri sedikit air..jerang dengan api kecil.
stelah hangat2 kuku baru deh diencerkan dengan ASI..

PUREE KENTANG ASI
kukus kentang ukuran sedang.
setelah matang hancurkan kemudian saring dengan saringan kawat.
encerkan dengan ASI...

BUBUR HAVERMUTH
haluskan havermuth dengan blender.
setelah menjadi tepung ambil 1-1/2 sendok makan havermut
beri sedikit air..jerang dengan api kecil.
stelah hangat2 kuku baru deh diencerkan dengan ASI..


SAUS APEL/PIR
Bahan:
1 buah apel manis (jangan yang hijau) atau 1 buah pir
Air secukupnya

Cara Memasak:
Kupas apel, buang bijinya lalu potong dadu.
Rebus dengan air (air sampai sedikit menggenangi apel) sampai apel empuk.
Tiriskan apel, jangan buang airnya.
Haluskan apel, gunakan sisa air rebusan untuk mengencerkan apel.

*ASI bisa diganti susu formula


7-8 bulan – MAKANAN SEMI PADAT

Yang diberikan:
· ASI/ASI perahan PLUS
· SEREALIA: lanjutkan pemberian beras merah, beras putih dan havermut. Perkenalkan maizena atau jagung
· SAYURAN: asparagus, wortel, bayam, brokoli, sawi,kembang kol, bit, lobak, kol
· BUAH: mangga, pir, peach, blewah, timun suri, jambu biji
· Biskuit bayi.
· DAGING & MAKANAN YG MENGANDUNG PROTEIN: ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe
· Pada akhir bulan kedelapan bisa dikenalkan produk olahan susu seperti keju chedar atau youghurt khusus bayi

Tipe:
1-2 macam makanan
Semi padat (haluskan dgn saringan kawat, puree)
Soft finger food (8 bln+)
Dimasak (kecuali buah tertentu, spt alpukat,semangka dan pisang)

Frekuensi:
Makan besar: 2 kali per hari
Cemilan: 1 kali per hari
ASI: kapan saja bila diminta atau formula umumnya setiap 3-4 jam
Porsi:
3 sampai 9 sendok makan cereal, untuk 2 sampai 3 kali pemberian makan
1 sendok teh buah, bertahap tingkatkan menjadi 1/4 sampai 1/2 cangkir untuk 2 sampai 3 kali pemberian makan
1 sendok teh sayuran, perlahan ditingkatkan menjadi
1/4 sampai 1/2 cangkir untuk 2 sampai 3 kali pemberian makan.
1 sendok teh makanan sumber protein, perlahan tingkatkan menjadi 2 sm untuk 2 kali pemberian makan

Keterangan:.
- Beberapa ahli gizi merekomendasikan agar sayuran diperkenalkan sebelum buah, karena buah yang rasanya manis akan membuat sayuran yang rasanya kurang manis menjadi tidak menarik untuk bayi.
- Mulailah dengan sayuran yang rasanya hambar seperti kentang, kacang hijau, labu, zucchini, baru kemudian perkenalkan buah seperti pisang, alpukat, apel, pir, blewah, timun suri.
- Berikan makanan tanpa tambahan gula atau garam. Bayi tidak membutuhkan tambahan gula atau garam. Menambahkan bahan-bahan tersebut tidak akan memperbaiki nilai nutrisi dari makanannya .Pemberian garam (yang mengandum sodium) terlalu dini kepada bayi bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal. Selain itu kebisaan makan banyak mengandung garap bisa menyebabkan hipertensi
- Penyajian makanan sebaiknya terpisah antara cerealia, sayur, dan lauk.. supaya anak tidak eneg dengan makanan yang dicampur baur dan anak/bayi bisa lebih mengenal rasa asli makanan

Contoh menu
Sebagai awalan kenalkan satu persatu jenis makanan baik sayur maupun protein.
Idealnya dengan cara dikukus supaya kandungan gizinya tidak banyak yg ilang.
Jadi satu jenis lauk atau sayur dikukus kemudian diblender atau disaring (sebaiknya sih disaring saja supaya tidak terlalu halus sehingga sekaligus melatih anak untuk menggerakan rahangnya sekaligus merangsang otot wicaranya.

NASI TIM SARING POLOS
Bahan:
Beras putih atau merah segenggam
Air atau air kaldu secukupnya
Cara Memasak
Cuci berras sampai bersih
Beri air /kaldu secukupnya
Di-tim sampai matang
(bisa dimakan dengan sayur plus lauk pauknya)

BUBUR UBI JALAR
Bahan:
ubi jalar ukuran sedang
Kaldu ayam/sapi secukupnya
Cara Memasak:
Cuci bersih ubi jalar kukus sampai matang, kupas dan haluskan.
Campur dengan kaldu ayam/sapi, kekentalan sesuai kebutuhan.

BUBUR JAGUNG MANIS
Bahan:
1 buah jagung manis
air kaldu secukupnya
Cara memasak
Parut jagung manis kemudian rebus dengan air kaldu secukupnya
(bisa dimakan dengan puree wortel)

BUBUR LABU KUNING
Bahan:
1/4 labu kuning ukuran sedang, kupas, potong-potong
Kaldu ayam/sapi secukupnya

Cara Memasak:
Cuci bersih labu kukus sampai matang, haluskan.
Campur dengan kaldu ayam/sapi, kekentalan sesuai kebutuhan.

PURE Brokoli bisa juga kembang kol
Bahan:
Ambil beberapa kuntum brokoli bisa juga kembang kol
Air matang secukupnya
Cara Membuat:
Kukus sampai lunak lalu haluskan. Tambahkan air kaldu secukupnya.

PURE WORTEL
Bahan:
2 buah wortel ukuran sedang, kupas
Air matang secukupnya
Cara Memasak:
Kukus wortel sampai lunak lalu haluskan dengan diparut misalnya. Tambahkan air secukupnya.

Lama2 sayur2annya dicampur dengan sayuran lain ataupun dengan tahu/ temp spt

SAYUR BENING BAYAM OYONG
Bahan:
1/4 oyong
segenggam daunbayam
1/4 siung bawang merah
sdikit kunci dimemarkan
air secukupnya
Cara memasak
Rebus air dengan irisan bawang merah dan kunci sampai mendidih
Masukkan daun oyong. Tunggu sampe lunak kmudian masukkan daun bayam.. setelah mendidih diangkat
Untuk awalan bisa disaring setelah sayur matang atau setelah bebrapa waktu tidak perlu disaring melainkan bayam dan oyong dicincang halus sebelum direbus

BROKOLI TAHU PUTIH
Bahan
Brokoli beberapa kuntum
tofu atau bisa juga tahu putih ukuran sedang
1/4 siung bawang putih
kaldu sapi/ayam
sdikit keju parut
Cara memasak
Kukus brokoli dan tahu putih, saring atau bisa juga dicincang halus
Siram dengan kuah kaldu yang sudah diberi bumbu bawang putih

SAWI KEMBANG KOL
Bahan
Kembang kolbeberapa kuntum
2 lembar sawi (atau bs juga pok coy)
1/4 siung bawang putih
kaldu sapi/ayam
sdikit keju parut
Cara memasak
Kukus kembang kol dan sawi, saring atau dicincang halus
Siram dengan kuah kaldu yang sudah diberi bumbu bawang putih


SAYUR CAMPUR
Bahan:
1 buah wortel, kupas, potong-potong
1 buah kentang, kupas, potong-potong
2 sdm kacang polong (bisa diganti sayuran hijau lainnya, misalnya brokoli, zuchini, seledri, dll)
Kaldu ayam/daging secukupnya (hanya air rebusan ayam/daging, tanpa garam maupun bumbu penyedap lainnya)
Cara Memasak:
Rebus/kukus semua bahan sampai matang lalu haluskan.
Beri kaldu ayam/daging secukupnya.
Bubuhi keju parut sedikit saja.. (di akhir bulan kedelapan)

PEPES TAHU/TEMPE
Bahan
2 buah tahu atau 1 buah tempe ukuran sedang -- haluskan
1 siung bawang putih haluskan
daun pisang
Cara memasak
Tahu/ tempe yang sudah dihaluskan campur dengan bawang putih
Bungkus dengan daun pisang
Kukus hingga matang

 

KONSEP PEMBERIAN MAKAN PADA BAYI

No Comment - Post a comment

1. TRAINING
Makan pada anak bukan sekedar memberikan kalori dan nutrisi tetapi juga
merupakan proses berlatih dan mengenal dunia. Berlatih menelan, berlatih
mengenal rasa.
Usahakan anak makaan tidak digendong2 sambil pengasuhnya berjalan jalan.
Latih makan di tempat makan sehingga dia akan mengerti bila saatnya makan
tiba, dia harus duduk/didudukkan.
Jangan biasakan makan sambil menonton TV

2. ENTERTAINING
Seyogyanya makan merupakan moment yang menyenangkan oleh karena itu - jangan
ada unsur pemaksaan (dicekok).
Kalau anak sudah bisa duduk tegak dengan dibantu ditopang, dudukkan di
kursi bayi (high chair) setiap malam untuk menikmatai suasanan makan malam
bersama orang tuanya. Bukan untuk benar2 makan tetapi tetap berikan piring
dan sendok. Sehingga kalau dia besar nanti dia akan senantiasa merindukan
suasana kebersamaan pada saat makan malam
Masak makanan jangan sekaligus, di tempat terpisah. Demikian juga piringnya
berkotak2 agar ada tempat khusus untuk karbohidrat-protein, untuk sayur, dan
untuk kuah

3. VARIETY
Makanan harus bervariasi.
Biasakan membuat menu harian untuk satu minggu.
Yang harus diperhatikan - komposisi makanan itu harus 4 sehat lima
sempurna - jenisnya bervariasi selama memenuhi komposisi tersebut.

4. HEALTHY
Makanan yang mengandung semua komposisi yang dibutuhkan bayi (karbohidrat,
protein, lemak, vitamin, mineral).
Upayakan makanan buatan sendiri sehingga senantiasa segar tanpa pengawet dan
tanpa pemberi rasa artificial/kimiawi.
Pada saat memberikan sayur, jangan dicampur dengan makanan lainny sehingga
anak sejak dini sudah mengenal rasa sayur. Sayur ada;ah makanan sehat dan
bajnyak anak Indonesia tidak suka makan sayur. Hal ini sangat disayangkan.
Oleh karena itu penting memperkenalkan sayur sejak dini.
Hindarkan pemakaian garam kalau bisa sampai usia 1 tahun. Bayi juga jangan
dibiasakan makan makanan yang manis/gula.
Usia 4 - 6 bulan makanan lembut tetaapi sesudah itu berangsur angsur menjadi
kasar.
Usia 1 tahun sudah dapat mengkonsumsi makanan kita.
Jangan berikan snack karena dapart mengurangi nafsu makan saat makan besar.
Kalaupun akan memberikan snack - berikan yang sehat (buah, sayur mis timun,
labu siam kukus, wortel)
Setiap memperkenalkan makanan baru, satu saja jangan diberikan lebih dari
satu makanan baru dalam 1 hari. Kalau bayi mengalami reaksi alergi kita bisa
mengetahui dengan pasti terhadap apa dia alergi.

5. JADWAL
Makan 3 kali sehari, pagi - siang - malam/sore
Pagi makanan setengah berat (bubur susu, oat meal, roti, biskuit)
Siang buah padat dicampur susu (alpukat, apel kukus, pear kukus, labu
kuning/pumpkin kukus)
Sore - makan berat. Kentang kukus dengan susu dan parutan keju (mashed
potato), ubi kukus dihaluskan tambah susu, jagung sisir kukus tambah susu
dan keju, nasi (tim)
Selingan satu kali (pagi atau sesudah makan siang) air buah

6. JENIS MAKANAN BERDASARKAN KOMPOSISI MAKANAN SEHAT
KARBOHIDRAT
4 bulan: tepung beras, tepung maizena, biskuit,
5 bulan: kentang, ubi merah, jagung, makaroni, roti, oat meal
6 bulan: nasi (bubur atau tim)
Cara masak:
tepung dimasak dengan air sampai matang baaru masukkan susu (formula atau
ASI)
Kentang, ubi, jagung manis disisir, dikukus. Haluskan, campurkan susu,
tambahkan parutan keju
Roti tambaah susu, blender
Oat meal dimasak dengan air sampai lembut. Matikan api masukkan susu

PROTEIN - LEMAK
4 BULAN: Susu, yoghurt, kuning telur (ambil setelah telur direbus), keju
parut
5 BULAN: kacang merah, kacang hijau, tempe, tahu
6 BULAN: ayam cincang (tanpa kulit), daging cincang (pilih daging tanpa
lemak, cincang sendiri), ati
9 BULAN: ikan
Cara masak:
Yoghurt dimakan dengan buah
Ayam/daging dan tahu tempe dimasak bersama makaroni atau dikukus, campurkan
dengan kentang, jagung
Setelah 5 bulan, makan disertai sup. Buat sup bening biasa (ayam/daging),
sup krim jagung, sup kacang merah/hijau, blender, campur susu.

VITAMIN - MINERAL
BUAH: pisang, jeruk, pepaya, pear, apel, melon, semangka, mangga, alpukat
SAYUR:
4 Bulan: kacang polong,
5 Bulan: wortel, brokoli, bayam, labu siam
6 Bulan: kangkung, buncis, kembang kol, sawi hijau
Cara masak:
Pear, apel, dikukus
Sayur dikukus, dihancurkan, atau di blender

7. MAKANAN PADA KONDISI KHUSUS
Diare: makanan tanpa sayur (tanpa serat) 2-3 hari
Muntah: makanan volume lebih sedikit tetapi lebih sering. Kalau perlu susu
diencerkan sedikit (supaya tidak mual)
Panas dan pasien tak mau minum atau seriawan: susu agak diencerkan, air
buah, jus buah agak kental buat sebagai es batu.
Kalau di atas 6 bulan, bubur kacang hijau dengan susu, blender, buat es.
Fruit milk shake - buah dengan es krim vanilla dan susu, diblender (kalori
besar, sama dengan satu mangkok nasi). Puding dingin dengan susu dan telur
kuning.

CONTOH MENU

4 bulan: tepung beras, alpukat, biskuit
bubur tepung susu ini bisa diberi rasda dengan menambahkan buah atau keju
parut
labu kuning, apel, tepung maizena, dst, dst
5 bulan: oat meal, buah, kentang dst dst
6 bulan: kentang, buah, nasi tim (sayur jangan dicampur)
ubi, buah, makaroni dst dst

 

Bila anak peaky eater

No Comment - Post a comment

Jangan biarkan bila anak maunya makan makanan itu-itu saja. Itu namanya anak mengalami peaky eater. Ada dampak buruknya. Jenis makanan itu-itu saja membuat anak tak mendapat aneka zat gizi yang dibutuhkannya.

Bila makan dengan lauk semur ayam dan telur dadar, Vanya (1,5 th) lahap bukan main. Vania sampai senang, hampir tiap harus menyediakannya. Tubuh Vanya montok karena senang makan. “Kalau saya sediakan lauk pauk lain, entah itu daging, ikan, sayur bayam, Vanya nggak suka. Makanannya suka dilepeh-lepehkan. Jadi ya sudah saya bikin semur aja terus dan telur dadar, toh itu juga bergizi ya.” Tapi, yang diherankan Vania, sejak mulai mendapat makanan padat sampai sekarang, Vanya tetap maunya makanan itu-itu saja. “Mulai deh saya merasa repot. Terutama kalau ngajak Vanya bepergian, belum tentu kan ketemu semur ayam atau telur dadar. Akhirnya kalau pergi cuma minum susu atau camilan saja. Ternyata repot deh kalau anak maunya makan itu-itu saja,” lanjut Vania.

Tak hanya repot lho, tapi juga dapat berdampak bunk bagi kesehatan dan selera anak. Apalagi tahun-tahun pertama ini merupakan fondasi anak membentuk selera terhadap makanan. Bila seleranya hanya itu-itu saja, bisa terus menetap atau menyulitkannya beradaptasi dengan makanan baru.

Mengapa Peaky Eater

Anak akan disebut peaky eater bila ia hanya mau makan itu-itu saja. Makanan baru atau variasi makanan sulit diterimanya. Children Nutritional Research Center, Texas, menyebut anak yang mengonsumsi satu jenis makanan saja dalam waktu yang lama atau peaky eating-nya menetap, juga disebut food jag.

Biasanya, menurut peneliti di lembaga tersebut, hal ini terjadi aldbat pemberian makan yang salah. Pada usia-usia pertama mendapat makanan padat, anak sebenamya sedang mengembangkan seleranya akan berbagai rasa. Diberi apapun anak akan menerima dan mencobanya. Adakalanya orangtua seperti Vania yang melihat anak begitu lahap makan berlauk pauk semur dan telur dadar, salah memahami hal ini. Apalagi ketika memberi lauk pauk lain si kecil tak selahap ketika makan semur dan telur dadar, dianggapnya ia cocok dengan lauk itu saja. Sampai, ia terjebak memberinya lagi, memberinya lagi, tahu-tahu si kecil ‘fanatik’ dengan jenis makanan itu-itu saja.

Artinya, pemberian makanan itu sangat besar artinya. Sebab, bila anak sudah terjebak pada makanan yang itu-itu saja, anak makan kehilangan beberapa zat gizi yang dibutuhkan untuk memenuhi masa tumbuhkembangnya. Semua orang apalagi anak-anak membutuhkan tuhkan makanan yang dapat memenuhi kebutuhannya. Makanan bervariasi lah yang hams diterimanya. Dari mulai sayur-sayuran, daging, susu, hingga buah-buahan, harus seimbang. Bila Anda terus biarkan, bisa menjurus ke malnutrisi atau kurang gizi. Sebab yang didapatnya hanya satu dua macam gizi saja, zat-zat zat gizi lainnya?

Yang berperan dalam memerangkap selera si kecil menjadi peaky eating adalah cara Anda memberinya makanan. Selain Anda, adalah orang yang sehari-hari mengasuh anak. Bisa nenek kakeknya, tante omnya, atau pengasuhnya.

Ini sesuai dengan yang diungkap dalam suplemen di Journal of the American Dietic Association, Amerika. Menurutnya, beberapa-temuan dan referensi menunjukkan besarnya pengaruh orang yang mengasuh anak sehari-hari, terutama pengasuhnya. Jika orangtua dan pengaruh biasa makan . kentang goreng (di Indonesia mie instant), atau pengasuh suka jajan bakso, siomay, minum sirup, dsb, maka pelan-pelan selera anak pun akan mengikuti pengasuhnya.

Tak jarang pengasuh membuatkan makanan yang itu-itu raja. Karena dipikirnya si kecil doyan, kenapa harus berubah? Bagaimana pun memberi makanan baru atau berbeda-beda pasti perlu upaya lebih keras. Tapi, apakah Anda harus ‘kalah’ dari pengasuhnya, dan membiarkan si kecil jadi malnutrisi? Mulai sekarang, selain bikinkan menu, juga intiplah apa yang dimasak pengasuh. Siapa tahu berbeda dari pesanan Anda.

Sulit Menerima Perubahan

Anak-anak batita adalah anak-anak yang sulit menenma perubahan. Karena itu kemungkinan menjadi peaky eater sangat bisa terjadi. Namun ada beberapa pakar yang menyebut bahwa, pada suatu saat perut anak akan berubah dan ia akan mencoba-coba makanan baru.

Namun penelitian Children Research Center tidak menghasilkan demikian. Justru karena anak sulit menerima perubahan sehingga selera dan perutnya tak mudah bergeser. Membutuhkan waktu lama bila anak sudah menjadi peaky eating.

Yang paling berpengaruh adalah, jangan biarkan anak mengonsumsi makanan itu-itu saja. Berikan makanan yang bervariasi, ganti-ganti menu setiap hari, itulah bekalnya dalam memahami dan menerima perubahan.

Menormalkan Selera Makan si Kecil

Sudah terlanjur jadi peaky eater? Bukan berarti terus Anda biarkan. Ada cara menormalkannya kok:

• Gantilah Menu-nya tapi siap-siaplah menerima penolakannya. Mula-mula pasti anak akan menolaknya, Anda harus sabar dan menerimanya. Tetaplah bujuk-rayu ia. Tapi hindarkan memaksa ya.

• Bila anak tetap menolak, berikan menu lamanya tapi tambahkan dengan variasi lain. Misal semur ayam ditambah wortel dan buncis. Atau telur dadar dengan irisan bayam. Atau semur ayam dengan oseng-oseng sayuran.

• Perlahan-lahan sisihkan menu lamanya ganti dengan yang baru. Agar anak menerima suapi anak dengan memberinya aneka mainan. Mainan dapat menyibukkannya sehingga tak memperdulikan makanannya. Tinggal disodorkan sambil bilang “aa..”

• Berikan anak makanan yang bervariasi, baik yang baru maupun yang telah dikenal anak.

• Hindarkan memaksa anak menghabiskan makanannya. Baik dengan katakata, maupun ancaman psikologis berupa menunjukkan pemukul misalnya.

Sumber: Tabloid Ibu & Anak

 

Bahaya di Balik Kegurihan Garam

No Comment - Post a comment

TANPA garam masakan terasa hambar. Namun, hati-hati. Kenikmatan makanan dengan garam juga bisa menimbulkan beragam penyakit.

Pemeo "Ibarat sayur tanpa garam" seolah menggambarkan pentingnya penggunaan garam dalam masakan. Garamlah yang membuat makanan terasa gurih. Garam dengan nama senyawa kimia sodium ataunatriumchlorida (NaCl) yang merupakan bagian dari sodium yang sangat diperlukan tubuh. Tubuh memerlukan kandungan garam tertentu agar berfungsi dengan baik.

Sodium membantu tubuh menjaga konsentrasi cairan di dalam tubuh. Garam ini juga berperan sebagai transmisi elektronik dalam saraf dan membantu sel-sel tubuh membentuk nutrisi. Menurut Ahli Gizi dari Klinik Hang Lekiu dr Inayah Budiasti MS SpGK, kandungan garam di dalam tubuh sangat diperlukan untuk mendukung fungsi organ tubuh.

"Di dalam tubuh ada asam basa, sedangkan garam berguna untuk membantu kontraksi otot, sel-sel saraf bekerja, membantu konsentrasi otak, dan menjaga tubuh agar tidak terasa lemas," kata dokter yang akrab disapa dr Asti.

Selain itu, kandungan garam dalam batas normal dan kandungan sodium chlorida juga dibutuhkan untuk mempertahankan cairan dalam tubuh untuk sirkulasi darah dan di dalam tubuh. Namun, kandungan garam berlebihan akan menyebabkan massa kepadatan tulang berkurang atau osteopeni (gangguan tulang tahap ringan).

"Kadar garam yang berlebihan di dalam tubuh akan dikeluarkan, hal ini juga mengakibatkan kalsium turut keluar. Jika terus berlangsung akan menyebabkan osteopeni, yaitu kepadatan tulang berkurang," kata Asti seraya menambahkan kandungan garam normal di dalam tubuh sebesar 500 gram. Kondisi ini jika berlangsung terus-menerus akan menyebabkan osteoporosis.

Bahkan, berisiko menyebabkan patah tulang. Hal senada diungkapkan Profesor Graham MacGregor dari Cash (Consensus Action on Salt and Health). Menurut dia, asupan garam yang berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan stroke dan serangan jantung, bahkan bisa berakibat lebih parah.

"Tingginya kadar garam di dalam cairan tubuh akan memengaruhi fungsi organ tubuh yang lain atau otak. Kadar garam yang berlebihan menyebabkan melebarnya pembuluh darah. Kondisi fatal adalah pecahnya pembuluh darah, dan terjadilah stroke," ujar MacGregor. Lebih lanjut dia mengungkapkan, ketika level sodium terlalu tinggi tubuh akan menahan terlalu banyak volume cairan di dalam tubuh yang terus meningkat.

Dalam keadaan yang sama, tingginya kadar garam di dalam saluran tubuh juga akan menekan jantung, dan meningkatkan risiko serangan jantung koroner. Untuk itu, sudah saatnya bagi para ibu rumah tangga yang menyiapkan masakan di rumah agar lebih memperhatikan penggunaan garam. Karena kandungan garam yang sama, belum tentu akan diproses sama oleh masing-masing anggota keluarga. Pada orang dewasa, akan sangat dimungkinkan untuk mengeluarkan garam di dalam tubuh melalui ginjal dan dikeluarkan dalam bentuk urine.

Namun, bagi anak kecil akan terjadi kesulitan karena tidak mempunyai cukup kapasitas dalam memproses garam dan mengeluarkannya kembali. Apalagi pada anak, organ-organnya belum berkembang maksimal. Jika anak-anak tetap diberikan asupan makanan untuk porsi orang dewasa, garam akan menumpuk dalam tubuh dan mampu merusakkan jantung, hati, dan otak.

Bahkan, dalam keadaan terburuk menyebabkan kematian. Sementara itu, ahli nutrisi dari the British Nurtrition Foundation Dr Wynnie Chan menambahkan, setiap orang sebaiknya mengurangi garam dalam setiap santapannya. "Diet mengurangi garam akan secara signifikan pula meminimalisasi risiko mengalami hipertensi," kata Chan seraya menambahkan, makanan serbainstan mempunyai kadar garam yang cukup tinggi karena menggunakan pengawet.

Penting saat Kehamilan

Bicara tentang asupan makanan sangat erat hubungannya dengan berat badan. Jika dalam keadaan normal mungkin dapat melakukan diet atau makan sesuai selera, maka tidak demikian saat kondisi sedang hamil.

Pada saat itu, tubuh membutuhkan zat-zat gizi lengkap yang wajib dikonsumsi setiap hari. Tubuh perempuan hamil membutuhkan tambahan setidaknya 300 kalori per hari. Untuk pertumbuhan jaringan janin dan plasenta, menambah volume darah, air ketuban, dan cadangan ibu pada saat melahirkan.

Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Bersalin YPK dr Arju Anita SpOG mengatakan, secara umum asupan bagi perempuan hamil harus memenuhi mineral, garam, vitamin, protein, dan komposisi yang seimbang. Jika dihubungkan dengan asupan garam, perempuan hamil juga harus memenuhi kandungan ini asal tidak berlebihan.

"Secara normal, garam diperlukan oleh tubuh untuk membantu kinerja organ-organ lain. Begitu pula untuk ibu hamil jika tidak terpenuhi tubuh akan terasa lemas," kata Arju. Kekurangan asupan garam menyebabkan tubuh terasa lemas. Apabila kondisi perempuan hamil lemas, tentu akan memberatkan calon ibu dalam melewati masa kehamilannya.

Kondisi lemas ini pun akan melemahkan fisik calon ibu dan mengganggu pertumbuhan janin. Selain asupan garam, kandungan gizi yang lain berguna untuk perkembangan janin juga perlu diperhatikan. Asupan yang tidak berimbang akan berdampak terhadap perkembangan bayi baik fisik dan fungsional.

"Kekurangan salah satu asupan gizi akan memengaruhi kondisi fisik dan fungsi tubuh seperti penglihatan, pendengaran, saraf, dan lain-lainnya," katanya. Sementara itu, dr Inayah Budiasti MS SpGK menambahkan, kondisi perempuan yang tengah hamil tentu berbeda dibandingkan biasanya.

"Pada usia kehamilan tertentu, kondisi perempuan hamil tidak seimbang. Oleh sebab itu, kandungan makanan harus terpenuhi untuk membantu metabolisme di dalam tubuh," tandas Asti.

sumber: http://lifestyle.okezone.com/index.php/lifestyle/detail/2007/11/07/27/59095


 

Bayi Kurang Gizi, Daya Kognitif Berkurang

No Comment - Post a comment

Anak-anak yang pada masa usia mulai nol hingga lima tahun harus mendapatkan nutrisi sesuai dengan kebutuhannya, karena kurangnya salah satu unsur saja akan membuat pertumbuhan mereka terganggu.

Salah satu unsur itu misalnya zat besi. Apabila anak-anak menerima asupan makanan dengan tingkat kandungan zat besi yang rendah maka berakibat terjadinya defisiensi pada otak (berkurangnya kemampuan kerja otak), walaupun mereka memperoleh penanganan medis sejak awal, demikian dilaporkan oleh para peneliti Amerika.

Hasil penelitian terhadap 185 remaja Costa Rica menunjukkan bahwa mereka yang pada masa usia balita mengalami kekurangan zat besi pada nutrisinya semasa lima tahun pertama dalam kehidupan mereka, tak pernah lulus tes daya ingat dan daya kemampuan belajar, dan semakin besar kekurangan zat besi pada nutrisi yang diperolehnya pada usia hingga lima tahun maka semakin buruk pula kondisinya bersamaan dengan bertambahnya umur mereka.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Pediatri dan Remaja memperlihatkan betapa pentingnya nutrisi pada usia awal sejak bayi hingga lima tahun, demikian para peneliti melaporkan.

"Apabila dampak langsung dan tak langsung dari kekurangan unsur zat besi yang mengakibatkan terganggunya atau tertundanya perkembangan dasar otak maka dapat terjadi efek 'bola salju' (semakin lama semakin parah)," kata Dr. Betsy Lozoff dari the University of Michigan di Ann Arbor, yang memimpin penelitian.

Lozoff dan rekan-rekannya yang didanai oleh Lembaga Kesehatan Negara (AS) mempelajari 185 anak sejak berusia satu tahun.

Anak-anak tersebut diperiksa pada kunjungan pertama mereka untuk mengetahui seberapa besar kekurangan zat besi yang mereka derita dan diberikan tes kognitif (kemampuan berpikir) secara berkala sesuai dengan usia mereka untuk mengetahui kemampuan mereka dalam hal belajar, berpikir dan mengingat.

Balita yang menerima nutrisi dengan kandungan unsur zat besi dengan tingkat yang rendah diberikan asupan makanan tambahan namun kadar besi tersebut tak dapat membuat kemampuan daya otak mereka ketingkat normal bahkan pada bayi-bayi yang didiagnosa anemia (kasus kekurangan zat besi yang sering terjadi)

Para peneliti kemudian membandingkan 53 bayi dengan defisiensi (kekurangan) zat besi kronis dengan 132 bayi-bayi normal.

Diantara anak-anak balita yang berasal dari keluarga dengan strata sosial menengah perbedaan kemampuan kognitifnya tidaklah tajam mulai dari masa bayi hingga mencapai usia remaja.

"Namun pada anak-anak balita dari keluarga dengan tingkat sosial rendah terlihat meningkatnya perbedaan ketidak-mampuan kognitif mereka seiring dengan pertambahan usia mulai dari angka 10 pada usia balita dan menjadi angka 25 pada usia 19 tahun, demikian dilaporkan peneliti dari Universitas Michigan tersebut.

Seperlima dari dua puluh lima persen anak di dunia menderita defisiensi zat besi dalam kasus anemia yaitu kondisi dimana kurangnya zat besi yang menimbulkan masalah dengan sel darah mereka.

Hasil penelitian yang kedua yang juga dimuat pada jurnal yang sama menemukan bahwa anak-anak yang minum susu formula dari botol setelah usia satu tahun cenderung untuk mengalami defisiensi zat besi dibandingkan dengan anak-anak yang juga minum susu formula dengan usia sama namun minum dari gelas.

Dr. Trenna Sutcliffe beserta rekan-rekannya dari the University of Toronto memantau dan mengetes sebanyak 150 anak-anak yang sehat dengan kisaran usia 12 hingga 38 bulan yang minum susu formula.

Mereka menemukan 37 persen anak-anak yang minum susu formula dari botol dan 18 persen yang minum susu sapi dari gelas, tingkat zat besi dalam nutrisi mereka sedikit agak rendah dari yang dibutuhkan.

"Botol susu tersebut agaknya menjadi alat yang menyebabkan konsumsi susu formula yang berlebihan sehingga anak-anak yang sudah kenyang akan asupan susu formula akan menolak untuk makan makanan lainnya yang mempunyai kandungan zat besi yang tinggi," demikian seperti dilaporkan para peneliti.
(Idionline/KCM)

 

Bahan pangan dalam makanan bayi

No Comment - Post a comment

Zat besi sangat penting untuk perkembangan fisik dan mental bayi, oleh karena itu dalam makanan bayi sebaiknya ada kandungan zat besinya. Misalnya daging sapi, hati ayam, sayuran hijau, kombinasikan dengan bahan yg banyak mengandung vitamin C untuk membantu penyerapannya seperti jeruk, jambu biji, tomat dan stroberi.

Karbohidrat juga sangat berperan untuk perkembangan otak, terutama karbohidrat kompleks, misalnya kentang dan ubi jalar merah. Sedangkan besarnya kadar protein pembentukan neurotransmitter yaitu senyawa asam amino yg berperan dalam proses pengolahan informasi di otak amat berpengaruh terhadap seberapa banyak protein yg ada dalam makanan yg dikonsumsi sehari2. kebutuhan ini bisa didapat dari ikan, daging, keju, yogurt dan kacang2an.

Ikan merupakan jenis daging putih yg banyak mengandung protein, rendah kandungan lemak, mudah dihaluskan sehingga lebih diterima oleh alat pencernaan bayi. Jenis ikan laut dapat diberikan secara bergantian, seperti ikan kakap putih, kakap merah, tuna, tenggiri, salmon dan ikan sarden. Tetapi hindari berbagai olahan ikan, seperti ikan asap, ikan asin atau ikan dalam kalengan.

Daging ayam dan daging sapi merupakan sumber protein utama. Daging ayam yg berwarna putih mempunyai serat yg lebih halus sehingga mudah dicerna oleh bayi dibanding dengan daging sapi yg berwarna merah. Namun daging sapi atau hati ayam (sapi) yg berwarna merah juga mutlak diperlukan oleh bayi karena mengandung mineral terutama zat besi.

 

Cemilan Untuk Anak

1 comments - Post a comment

Kata snack seringkali diterjemahkan menjadi makanan ringan, sehingga snack hampir selalu dikonotasikan sebagai keripik, chips, biskuit, wafer, minuman bersoda atau makanan/minuman kemasan lainnya yang cemilancemilanmemiliki kalori tinggi tetapi bernutrisi sangat rendah. Popularitas makanan yang mengakibatkan kegemukan ini mungkin salah satu faktor yang menyebabkan epidemi kegemukan pada masa kanak-kanak di negeri ini.

Sedianya, snack lebih tepat diartikan sebagai cemilan, kudapan atau makanan selingan yang sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang sehat dan bermanfaat untuk anak. Sehingga, mengemil, atau memberikan cemilan sebetulnya bukan merupakan sesuatu yang buruk untuk dilakukan. Isi dari cemilan untuk anaklah yang sebenarnya paling penting untuk diperhatikan. Menyediakan pilihan cemilan yang sehat hari ini dapat membantu anak anda untuk belajar membuat pilihan makanan yang sehat di masa datang. Cemilan sendiri dapat memiliki andil yang besar pada asupan nutrisi harian untuk anak-anak dari berbagai usia.

Pentingnya cemilan

Anak-anak kecil sesungguhnya memerlukan cemilan. Perut mereka masih kecil, sehingga mereka sering kali tidak bisa mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan dalam sehari hanya melalui makan pagi, siang dan sore. Mereka membutuhkan porsi makanan yang lebih kecil tapi lebih sering.

Perkembangan pertumbuhan anak akan melambat setelah ulang tahun pertama. Karena mereka membutuhkan sedikit kalori pada masa ini, mereka cenderung untuk makan lebih sedikit. Untuk itu, Anda harus selalu menyediakan pilihan makanan yang sehat untuk makan maupun cemilan. Jangan cepat cemas atau memaksa anak untuk menghabiskan isi piringnya.

Bagaimana makan cemilan yang baik

Mengemil adalah sesuatu yang alami yang telah dimulai dari saat kelahiran, yaitu ketika bayi menyusui kapanpun Ia haus/lapar. Saat anak beranjak besar, mereka tetap perlu sering makan. Kebutuhan akan energi yang sangat tinggi serta pertumbuhan tubuh anak usia batita dan prasekolah membuat makan cemilan di antara waktu makan menjadi suatu kebutuhan. Karena kapasitas perut mereka yang terbatas, hampir tidak mungkin membuat mereka mendapatkan semua nutrisi dan kalori yang dibutuhkan hanya dari makan tiga kali sehari.

Saat anak mulai masuk sekolah, mereka masih terus membutuhkan energi dalam jumlah besar dibandingkan dengan ukuran tubuh mereka yang kecil. Makan sebanyak enam kali dalam sehari bukan hanya suatu hal yang normal, tapi merupakan sesuatu yang ideal. Menyediakan makan tiga kali sehari ditambah dua atau tiga kali cemilan untuk dimakan di antara tiga waktu makan tersebut, merupakan cara yang sangat baik untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Tapi, tentu saja, ada aturannya:
1. Cemilan harus memiliki nilai nutrisi sebagai tambahan bagi asupan nutrisi harian, bukan menguranginya. Biasanya, anak-anak mendapatkan maksimal 25 persen kalori hariannya dari cemilan, jadi sangat penting untuk diingat bahwa makanan yang mereka makan harus bermanfaat dan bergizi. Cemilan dapat menjadi penambah kekurangan nutrisi dan menjadi pengganti makanan dan nutrisi yang tidak mereka dapatkan pada saat sarapan, makan siang dan makan malam.

Bila anak Anda dapat menghabiskan lauk pauk berupa daging dan sayuran pada saat makan siang, tapi kehilangan selera sebelum ia sempat makan buah atau minum susu, itu bukan masalah besar. Anda bisa mengganti asupan nutrisinya dengan cemilan dengan menawarkan makanan seperti stroberi segar dan yogurt, atau apel potong dan keju. Makan cemilan juga bisa jadi kesempatan yang baik untuk mengenalkan makanan baru pada anak-anak dengan suasana yang menyenangkan dan tanpa tekanan.

Meskipun anak anda termasuk kelebihan berat badan, jangan larang ia untuk makan cemilan. Bila dilakukan dengan benar, makan cemilan bisa menjadi faktor penurun berat badan, bukan penambah berat badan. Makan makanan bergizi dalam porsi kecil diantara makan besar adalah cara yang sangat baik untuk mengusir rasa lapar and mencegah makan terlalu banyak pada saat makan besar.

2. Berikan dengan porsi sesuai usia anak. Salah satu peraturan pemberian porsi makan untuk batita yang baik untuk diikuti adalah pemberian 1 sendok makan cemilan per tahun usia anak. Jadi jika anak berusia 2 tahun, berikan 2 sendok makan cemilan di antara waktu makannya. Tentunya, Anda selalu dapat memberikan tambahan lagi bila mereka masih lapar. Namun, harap diingat bahwa porsi yang besar akan menurunkan nafsu makan anak saat waktu makan tiba.

3. Berikan antara waktu makan. Anak boleh makan cemilan setiap 3-4 jam dengan catatan anak mengemil karena merasa lapar bukan sedang bosan atau lapar mata. Jangan biarkan anak mengemil menjelang makan utama.

4. Waspadai jenis makanan tertentu yang dapat menyebabkan anak-anak tersedak. Makanan tertentu mempunyai tekstur, bentuk dan ukuran yang bisa menyebabkan anak-anak tersedak. Hindari pemberian permen, selai kacang, sayuran mentah, popcorn, kacang-kacangan, dan buah yang dikeringkan –seperti kismis – untuk anak dibawah 3 tahun. Belah hotdog secara memanjang menjadi 4 bagian lalu potong kecil-kecil. Belah anggur menjadi dua bagian yang lebih kecil.

Strategi pemberian cemilan

  1. Rencanakan pemberian cemilan, jangan dilarang sama sekali. Anak biasanya akan menyambar apa saja yang dekat dan mudah untuk diambil, baik di meja tamu, meja makan atau di kulkas. Jika yang tersedia kue kering atau permen, mereka akan memakannya. Jika tidak ada kue dan permen, maka buah segar pun akan dilahapnya. Jadi, pastikan Anda selalu hanya menyimpan dan menyediakan makanan dan cemilan bergizi di meja, kulkas dan lemari penyimpanan makanan. Selain itu, rencanakan dan buatlah jadwal agar anak-anak dapat makan cemilan sekitar dua jam sebelum makan besar.
  2. Sediakan variasi. Sediakan cemilan dengan berbagai variasi. Bila anda menghidangkan cemilan yang sama berulang kali, anak-anak bisa bosan dan minta agar diberi kupadan yang tidak sehat, seperti kue kering dan kripik.
  3. Hidangkan dengan cara yang bervariasi. Sajikan buah dengan cara yang menarik untuk menarik minat anak-anak. Potong makanan dengan bentuk yang lucu dan ukuran kecil agar dapat langsung dimakan. Sajikan seledri dengan mentega kacang, contohnya, atau wortel dengan celupan yang rendah lemak. Tawarkan crackers rasa keju dengan beberapa variasinya. Potong sayuran dengan bentuk yang berbeda agar kelihatan lebih menarik.
  4. Bangkitkan kretivitas anak. Berikan tusuk gigi warna-warni pada anak-anakyang dapat mereka gunakan untuk membuat bentuk bangunan dari potongan sayur dan buah-buahan. Isi botol isi ulang yang dapat dipencet dengan yogurt rendah lemak atau saus salad dan biarkan mereka menghias makanannya sendiri. Berikan botol garam yang diisi dengan sprinkle, dan biarkan mereka menambahkan warna-warni pada makanan mereka.
  5. Tunjukkan contoh yang baik. Anak-anak mempelajari kebiasaan makan, seperti juga mereka mempelajari hal-hal yang lain: dengan mencontoh dari orang tua mereka. Anda tidak dapat mengharapkan anak anda untuk menyukai brokoli dan susu rendah lemak bila anda makan kripik kentang dan minum minuman bersoda. Pilih makanan bergizi untuk diri anda sendiri, dan ajak anak-anak untuk makan bersama dengan anda.
  6. Gunakan pendekatan “personal”. Anak-anak suka sekali makan sesuatu yang mereka buat sendiri. Ajak mereka untuk mencari resep cemilan dari buku resep atau dari internet. Bantu mereka untuk membuat daftar belanja dan berbelanja bahan-bahan yang sesuai dengan isi resepnya. Mereka akan senang sekali diajak membuat cemilan sesuai dengan resep baru itu, dan mereka akan dengan gembira makan sesuatu yang dibuat sesuai dengan kreasi mereka.
  7. Tawarkan pilihan makanan dari kelompok yang sama. Contohnya, jangan katakan: “Kamu mau eskrim atau donat?” Sebaiknya, tawarkan pilihan makanan dari kelompok yang sama, seperti “apel atau jeruk”, roti isi selai buah atau roti isi selai kacang”, “pudding tape atau jelly” dan lain sebagainya.
  8. Jangan putus asa jika anak sangat pemilih. Orang tua dan pengasuh tidak boleh memaksa bila anak menolak cemilan, terutama yang belum dikenalnya. Tawarkan dulu dalam porsi kecil. Setelah beberapa kali ditawarkan, biasanya anak akan mulai menyukai cemilan yang baru dikenalnya itu.

Kebiasaan makan cemilan anak-anak anda tidak akan berubah dalam satu malam, tapi cobalah untuk melihat perubahannya dalam beberapa minggu dan bulan. Mengajarkan anak anda untuk membuat cemilan sehat hari ini akan membuat seluruh keluarga anda menuai keuntungannya sepanjang hidup.

Bijak dalam memilih jenis cemilan

Meskipun mengemil adalah kebiasaan yang baik, sebagian besar cemilan yang dikonsumsi oleh anak-anak kita ternyata bukan cemilan yang baik untuk mereka. Bila dibiarkan untuk memilih sendiri, maka anak-anak cenderung akan membuat pilihan yang buruk, mereka akan lebih memilih makanan yang manis-manis dengan zat pemanis buatan dan kadar lemak yang tingga, ataugorengan dan makanan gurih lain yang kandungan lemak dan garamnya tinggi. Oleh karena itu, para orang tua berperan penting untuk memberikan pilihan cemilan yang lezat tapi sehat, seperti buah dan sayuran segar, atau bahkan roti tangkap.

Seperti yang anda bisa duga, junk food, yang oleh sebagian besar dari kita dianggap sebagai makanan cemilan, tidak berada dalam lima kelompok makanan dasar (kelompok beras/serelia, sayuran, buah-buahan, sumber protein serta susu/produk susu olahan).

Tidak sesuai dengan namanya, cemilan seperti permen susu, cheese balls atau cheese cake bukanlah makanan yang termasuk dalam kelompok susu, sama seperti kripik kentang atau kripik jagung tidak termasuk dalam kelompok sayur-sayuran. Banyak cemilan yang bermanfaat dan baik untuk anak-anak dalam kelima kelompok makanan ini, dan anak-anak seharusnya didorong untuk lebih menyukai makanan dasar bila mungkin.

Pilih makanan yang dapat memuaskan rasa lapar anak-anak anda, berikan asupan energi dan nutrisi yang penting bagi tubuh mereka. Pilih makanan dengan berbagai veriasi untuk memastikan anda mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan. dan buat cemilan buatan sendiri buatan anda kelihatan lebih menarik. Berikut ada beberapa cemilan terbaik yang bisa dipilih:

  1. Gandum/Sereal. Cemilan yang terbuat dari whole-grain mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi, yang dapat memberikan asupan energi dalam jangka waktu yang cukup lama. Cari jenis cemilan seperti crackers, oatmeal/havermut, cereal, roti (dengan mentega tanpa garam, selai kacang, selai buah, taburan meses..
  2. Sayur dan buah-buahan. Makan sayur dan buah-buahan membuat perut anda terasa penuh tanpa menambah lemak dan hanya sedikit kalori. Mereka juga mengandung vitamin, mineral, serat dan nutrisi lainnya. Contoh: potongan buah segar, potongan sayur yang dikukus (wortel, brokoli, dll) disajikan dengan celupan/olesan lezat (spt saus keju, selai, dll), ubi/singkong kukus/rebus, jus wortel, kentang panggang, cake wortel, cake pisang, dll.
  3. Kacang-kacangan dan biji-bijian. Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber protein yang baik, yang dapat membuat perut anda terasa kenyang lebih lama. Lemak yang ada pada kacang-kacangan dan biji-bijian adalah monounsaturated fat - lemak tak jenuh tunggal (?), suatu jenis lemak yang baik bagi tubuh. Kacang-kacangan dan buah-buahan mengandung kalori yang sangat tinggi, jadi jangan makan terlalu banyak. Contoh: bubur kacang hijau, susu kacang kedelai, kacang polong kukus.
  4. Produk susu. Keju, yogurt dan produk yang mengandung susu lain adalah sumber kalsium, protein dan nutrisi lainnya. Produk susu dapat memiliki kandungan lemak yang tinggi, jadi pilih produk yang rendah lemak. Yogurt mungkin mengandung banyak tambahan gula, jadi anda bisa mempertimbangkan penggunaan yogurt yang “ringan” bila anda ingin membatasi asupan kalori anda. Contoh cemilan: susu UHT dalam kemasa, yogurt plain, milkshake buah (susu diblender dengan buah segar dan es krim vanili), yogurt plus potongan buah, puding yang mengandung susu.

Meskipun cemilan dapat menjadi tambahan dalam menu yang sehat, cemilan juga dapat menjadi sumber kelebihan kalori bila tidak dimakan dengan hati-hati. Sebagai contoh, sejumlah kacang almond (sekitar 23 biji atau segenggam) mengandung 164 kalori. Akan tetapi bila anda makan segenggam segenggam sehingga jumlah totalnya menjadi satu cangkir kacang almon, maka hitungan kalorinya akan melonjak menjadi lebih dari 800 kalori.

 

Cara Menghindari Bahaya Tersedak Makanan

No Comment - Post a comment

1/25/2007

1. Kenali makanan yang bisa mengakibatkan anak Anda tersedak, yaitu: biasanya makanan keras, halus, licin, kenyal, dan bulat penuh.
Antara lain:

  1. Sosis/Hot dogs: Anak Anda bisa tersedak jika menggigit hot dog, oleh karenanya, selalu potong sosis dadu kecil.
  2. Irisan buah atau sayuran (segar/mentah atau yang dimasak): Untuk bayi 6-9 bulan buah dan sayuran harus dimasak dan dihaluskan (blender atau dengan saringan kawat) untuk bayi 10-12 bulan berikan buah/sayuran yang dimasak dan dicincang halus. Untuk batita mulai bisa diberikan buah/sayuran tanpa dimasak terlebih dahulu, namun berikan potongan kecil/dadu (seukuran kacang polong).
  3. Potongan daging: daging harus dimasak dan dihaluskan (blender dan cincang) atau dipotong dadu kecil untuk menghindari bahaya tersedak. Hindari pemberian sate untuk anak batita.
  4. Cheese cubes: Potong kotak-kotak keju menjadi irisan atu potongan kecil-kecil.
  5. Buah bulat penuh: Potong anggur, tomat ceri, ceri, bola-bola buah (seperti utk cocktail) dan buah beri lain menjadi 4 bagian. Buah bulat penuh bisa tersangkut di kerongkongan anak Anda.
  6. Makanan yang kecil dan keras: Permen, kacang bulat utuh, popcorn, lollipop, kismis, kurma, dan buah kering lainnya, biji-bijian, dan kuaci dapat menyebabkan anak tersedak.
  7. Makanan tertentu yang licin, halus dan kenyal yang mungkin menyangkut di kerongkongan anak, seperti permen karet, selai kacang, dan permen jeli.
  8. Buah yang sulit untuk dikunyah dan telan: kripik kentang/jagung, potongan daging, dll.

2 Perkenalkan jenis-jenis makanan tersebut sesuai usia yang direkomendasikan.
3. Selalu awasi anak saat makan, untuk menghindari bahaya tersedak saat makan.
4. Jangan makan dan memberikan makanan di dalam mobil atau kendaraan lain yang sedang bergerak.
5. Jangan biarkan anak makan sambil berlarian atau bermain-main.
6. Potong makanan sesuai ukuran dan kemampuan anak.
7. Jika anak sudah memiliki beberapa buah gigi, pastikan makanan yang diberikan lunak dan mudah dikunyah.

Sumber

Parents’ Survival Guide to Transitional Feeding, The Institute of Pediatric Nutrition.
Foods to Watch Out For, http://www.babycenter.com/refcap/baby/babyfeeding/9195.html

(DS)

 

Tiramisu

1 comments - Post a comment


Alas :
175 gr sponge finger (lady finger), siap beli
3 sdm kahlua
4 sdm coklat bubuk

Bahan :
200 gr keju mascarpone (dingin)
4 kuning telur
150 gr gula pasir
5 sdm air
1¼ sdm gelatin bubuk
50 ml air panas
500 ml whipped cream dingin, kocok kental

Sirop Kopi:
2 sdt kopi instant
200 ml air
2 sdm gula pasir

Cara membuat:
1. Sirop Kopi : rebus semua bahan hingga mendidih, sisihkan.
2. Bentuk mika menjadi selongsongan 5 cm, beri alas karton bulat dibawahnya. Campur sirop kopi yang sudah dingin dengan kahlua, aduk rata. Celupkan potongan sponge finger sebentar saja, angkat, taruh di dalam mika.
3. Rebus gula dan air (5 sdm) tanpa diaduk dengan api kecil hingga mendidih dan kentak, sementara itu kocok kuning telur hingga pucat, masukkan air gula panas, kocok hingga kental dan putih, dinginkan. Tim gelatin dan 50 ml air panas hingga larut, sisihkan.
4. Kocok keju mascarpone hingga lembut, masukkan kuning telur, kocok rata. Tuang gelatin, aduk rata. Masukkan whipped cream secara bertahap, kocok hingga kental. (Gunakan mixer kecepatan rendah)
5. Tuang adonan ke dalam selongsong mika ± ½ bagian tingginya, tumpangi dengan potongan sponge finger yang sudah dicelup sirop kopi, penuhi dengan adonan mascarpone (tuang adonan keju ke atas sponge finger). Ayakkan coklat bubuk pada permukaan tiramisu, hias sesuai selera.

Sumber : 35 Variasi Resep-resep Cheesecake (Yasaboga)

Notes :
- Lebih jika tiramisu didinginkan dahulu beberapa jam di lemari es. Taburi coklat bubuk pada permukaan tiramisu sesaat hendak disajikan.
- Untuk menghindari salmonella (bakteri penyebab penyakit tifus dan paratifus (typhoid & paratyphoid), belilah telur yang bertuliskan free salmonella (sudak dipak/bungkus per 10 butir telur, bisa dibeli di supermarket). Benar tidaknya free salmonella saya juga tidak tahu :D


 

Makaroni Schotel

No Comment - Post a comment

Bahan :
100 gr makaroni (elbow), rebus dan tiriskan
1 sdm margarin
½ buah bawang bombay cincang
200 gr daging giling/kornet
1 sdt merica bubuk

Saus :
40 gr margarin
50 gr terigu
200 ml susu cair
300 ml air kaldu daging
50 gr keju parut

Taburan :
100 gr keju mozzarella
3 lembar daging asap, iris tipis

Cara Membuat:
1.
Panaskan margarin lalu tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan daging giling dan merica, aduk rata dan masak hingga daging matang. Sisihkan.
2. Saus : panaskan margarin lalu masukkan terigu, aduk rata. Tuangi susu cair, air kaldu dan keju parut. Aduk kembali hingga tercampur rata.
3. Campurkan tumisan daging dengan setengah bagian saus, aduk rata. Masukkan adonan makaroni.
4. Susun adonan makaroni isi dalam pinggan tahan panas lalu siramkan sisa saus keju ke atasnya. Taburkan keju mozzarella dan irisan daging asap di atasnya.
5. Panggang hingga matang dan kecoklatan selama 30 menit.
6. Sajikan hangat dengan saus cabai atau saus tomat botolan.


 

Omelet

No Comment - Post a comment

Yang ini memang agak berbeda karena roti tawar diolah sebagai bahan omelet. Soal rasa? Jangan ragu untuk mencoba. Aroma segar jamur, bawang dan kacang polong memberi sensasi lezat yang unik. Jika suka, taburkan keju parut sebelum disajikan.

Bahan:
3 butir telur ayam
50 ml susu segar
3 lembar roti tawar, potong 2 x 2 cm
1 sdm kacang polong beku
50 g udang kupas, rebus, potong kecil
2 buah jamur shitake, iris tipis
20 g bawang Bombay, iris tipis, tumis
Bumbu:
1 sdt mustard pasta
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam

Cara membuat:

· Kocok telur, susu dan Bumbu hingga rata.

· Masukkan roti, kacang polong, udang, jamur, paprika dan bawang Bombay, aduk rata.

· Panaskan 1 sdm minyak dalam wajan antilengket.

· Tuangkan adonan roti. Masak hingga bagian bawahnya kering.

· Balikkan, masak hingga matang.

· Angkat, sajikan hangat.

 

Baked Spagetti

No Comment - Post a comment


Bahan :
200 gr spaghetti, rebus hingga matang, lalu tiriskan
1½ sdm mentega
2 siung bawang putih, cincang halus
½ buah bawang bombay, cincang halus
200 gr daging sapi giling (bisa juga pakai daging dada ayam, cincang kasar atau kornet sapi)
100 gr keju cheedar, potong dadu kecil
1 sdm merica bubuk
1 sdt garam
½ sdt pala bubuk
5 butir telur, kocok lepas
400 ml susu cair
150 gr keju cheddar, parut (keju mozarella, potong-potong)
2 lembar daging asap, iris kasar

Cara membuat :

1. Panaskan mentega, lalu tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan daging sapi, masak hingga berubah warna, lalu tambahkan garam, pala dan merica, aduk rata. Matikan api. Sisihkan.
2. Dalam mangkuk besar, campurkan spaghetti dan tumisan daging, aduk rata.
3. Tuangi telur kocok,susu cair dan potongan keju. Aduk rata.
4. Masukkan adonan ke dalam pinggan tahan panas lalu taburi bagian atasnya dengan daging asap cincang dan keju parut.
5. Panggang selama 45 menit hingga matang dan kecoklatan. Sajikan selagi hangat dengan sambal botolan.


 

Batagor

No Comment - Post a comment


Bahan : 250 gr ikan tenggiri, haluskan 250 ml air es 250 gr tepung kanji 2 batang daun bawang, iris tipis 2 batang seledri, iris tipis 3 siung bawang putih, cincang halus ½ - 1 sdt garam ½ sdt merica bubuk 6 buah tahu putih, ukuran 4 x 4 x 2 cm 8 lembar kulit pangsit minyak untuk menggoreng Pelengkap : kecap manis saus cabai jeruk limau saus kacang Cara membuat: 1. Campur ikan dan air es, uleni sampai adonan tercampur rata. Tambahkan tepung kanji, daun bawang, seledri, bawang putih, merica dan garam, aduk rata. Bagi adonan menjadi 3 bagian masing-masing utk isi tahu, isi pangsit dan satu bagian untuk bakso. 2. Potong diagonal masing-masing tahu menjadi 2 bagian (bentuk segitiga). Lubangi potongan tahu ditengahnya, sisihkan remah-remahnya. Campurkan adonan untuk isi tahu dengan remah-remah tahu, lalu isikan adonan tersebut ke dalam tahu. Lakukan hingga semua tahu terisi, sisihkan. Ambil selembar kulit pangsit isi dengan adonan ikan, satukan ujung-ujungnya ke atas, hingga sisi-sisinya saling merekat. Lakukan hingga kulit pangsit habis, sisihkan. 3. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan, goreng tahu isi dan pangsit hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan. 4. Ambilkan sisa adonan ikan, bentuk dengan bantuan 2 sendok, langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan. 5. Taruh tahu isi, pangsit dan bakso goreng di atas piring saji, biarkan utuh atau potong-potong, tuang saus kacang di atasnya. Hidangkan dengan saus cabai dan kecap manis, lalu beri perasan air jeruk limau.

 

Risoles

No Comment - Post a comment


Bahan kulit :
100 gr tepung terigu protein tinggi (cakra)
1 butir telur
garam secukupnya
250 ml susu cair
Minyak goreng untuk olesan

Bahan isi :
3 lembar smoked beef, potong menjadi 6 bagian
2 butir telur rebus, belah 4 - 6 bagian
150 gr keju cheddar, parut (bisa juga menggunakan keju slices yang dipotong-potong atau cheddar cheese spread)
100 gr mayonais
2 sdm susu kental manis

Bahan pelapis :
1 butir telur, kocok lepas
1 sdm susu cair/air
Tepung roti/panir, secukupnya

Cara membuat:
1. Bahan kulit : campur dan aduk semua bahan kulit sampai rata. Saring jika diperlukan untuk menghindari gumpalan-gumpalan tepung. Buat dadar tipis-tipis di wajan antilengket yang sudah diolesi minyak goreng.
2. Bahan isi : campurkan mayonais dengan susu kental manis. Sisihkan.
3. Ambil sebuah dadar, taruh 1 potong telur rebus, 1 potong daging asap, keju parut secukupnya lalu beri ½ sdm campuran mayonais lalu lipat seperti amplop.
4. Bahan pelapis : kocok telur dengan susu cair. Celupkan risoles ke dalamnya lalu gulingkan di atas tepung roti hingga seluruh permukaan risoles tertutup tepung roti.
5. Goreng risoles dalam minyak panas sampai warnanya kecoklatan. Angkat.
6. Sajikan dengan cabai rawit atau sambal botolan.


dapur.dekap.com

 

Segitiga Pisang Keju

No Comment - Post a comment


Bahan : 4 buah (300 gr) pisang ambon, dihaluskan 4 lembar keju slice, dipotong kotak 1 cm 2 butir telur 50 gr gula pasir 150 gr tepung terigu ½ sdt baking powder minyak goreng Bahan Pelapis : Campur jadi satu dan aduk rata 150 gr tepung terigu 10 gr tepung beras 200 ml air ¼ sdt garam Cara membuat: 1. Aduk telur dan gula hingga gula larut. 2. Tambahkan tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. 3. Masukkan pisang, aduk rata. 4. Tambahkan keju slice. Aduk sampai keju menyebar rata. 5. Tuang adonan ke dalam loyang segi empat 20 cm yang sudah diolesi minyak dan dialasi plastik. Kukus selama 30 menit. Angkat. Potong bentuk segitiga. 6. Celup potongan kue ke dalam bahan pelapis. 7. Goreng sampai kecoklatan. Angkat. Tiriskan. Sajikan hangat-hangat.

dapur.dekap.com

 

resep tim tahu salmon

No Comment - Post a comment

Bahan :
-Tahu (boleh tahu putih biasa, tahu sutra, tahu telur), dilumatkan
-Ikan salmon, cincang kecil-kecil
-Bawang merah, cincang halus
-Bawang putih, cincang halus
-Keju cheddar, parut
-Butter/olive oil secukupnya untuk menumis

(note: jangan tanya takaran masing2 ya. Saya kalo masak ga pernah ditakar, asal aja, dikira-kira secukupnya. He he makanya ga bakat banget nerbitkan buku resep ^_^)

Cara membuat :
-Tumis bawang merah dan bawang putih dengan butter/olive oil sampai harum, masukkan salmon, aduk sebentar, sisihkan.
-Siapkan pinggan tahan panas yg kecil-kecil (saya kapan waktu beli pyrex seukuran cangkir, kecil-kecil di maxim :p) dan kukusan
-Tata berurutan. Paling bawah tahu, diatasnya tumisan salmon, paling atas keju parut.
-Kukus (atau ditim juga boleh) selama kurang lebih 20 menit.

Nah enak tuh disajikan hangat2, bisa sebagai makanan selingan atau sebagai lauk dengan nasi putih atau bubur tim. Kalo diliat dari bahannya, sugar and salt free, tapi ada keju (dan telur kalo pake tahu telur), mungkin lebih tepat untuk 9 mos and up ya :) Lagi berpikir juga mungkin bisa ditambah kreasinya dengan lapisan sayur diantara tahu dan ikannya. Kalo ada kreasi baru boleh ya saya share lagi? :p

dari mama wina